SeputarDuniakalteng.com, MUARA TEWEH – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, pentingnya menekankan peran keluarga sebagai garda terdepan dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan anak dan remaja.
Hal itu disampaikan Taufik saat menanggapi kegiatan Sosialisasi Paham Radikalisme terhadap Anak dan Remaja yang dilaksanakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, ancaman radikalisme kini tidak lagi datang secara konvensional, tetapi juga muncul melalui perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang sangat cepat.
Ia menilai anak dan remaja menjadi kelompok yang cukup rentan karena mudah terpapar berbagai konten di media sosial tanpa filter yang memadai.
“Kami di DPRD tentu mendukung penuh langkah-langkah pencegahan seperti ini. Radikalisme bukan hanya ancaman terhadap individu, tetapi juga terhadap persatuan dan keutuhan bangsa. Oleh karena itu, pencegahan harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan,” kata Taufik.
Ia menekankan, upaya pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau aparat semata, melainkan harus melibatkan seluruh elemen, terutama keluarga dan lingkungan pendidikan.
Menurutnya, karakter pendidikan yang kuat menjadi fondasi penting agar generasi muda memiliki daya tahan terhadap ajakan, dakwah, maupun doktrin yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
“Kita harus memperkuat karakter pendidikan, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Orang tua harus aktif mengawasi perkembangan anak, termasuk aktivitas mereka di media sosial. Sementara pemerintah daerah perlu memastikan program pelatihan generasi muda berjalan secara konsisten,” tegasnya.
Selain itu, Taufik juga memberikan apresiasi atas keterlibatan berbagai unsur masyarakat, organisasi kewanitaan, dan aparat penegak hukum dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Ia berharap kegiatan serupa dapat berkelanjutan hingga menyasar sekolah-sekolah, organisasi kepemudaan, dan komunitas masyarakat di seluruh Barito Utara.
“Generasi muda adalah aset daerah dan bangsa. Jangan sampai mereka terpapar paham yang membungkus dan merusak masa depan. Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan membimbing mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang religius, nasionalis, toleran, dan berakhlak mulia,” ujarnya. (Bu)
Keluarga Jadi Garda Terdepan Cegah Radikalisme Pada Anak dan Remaja





