SeputarDuniakalteng.com, MUARA TEWEH – H. Agustiar Sabran, pemimpin Kalimantan Tengah, membuktikan perhatiannya pada dunia pengajaran dengan menjadikan lawatan ke sekolah sebagai agenda pertama setibanya di Kabupaten Barito Utara, Minggu (16/11/3025).
Kedatangan gubernur disambut hangat oleh pelajar dan pendidik meski hujan deras mengguyur, namun semangat mereka tak surut menyambut H. Agustiar Sabran beserta rombongan.
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial belaka. H. Agustiar Sabran berinteraksi langsung dengan para pelajar, menyampaikan motivasi dan arti pentingnya pengajaran. Dalam nasihatnya, ia menekankan pendidik adalah pengganti orang tua pelajar di sekolah.
“Mereka mendidik dengan kasih sayang. Tak ada orang tua yang ingin anaknya bodoh. Begitu pula dengan pendidik, mereka ingin kalian semua berhasil,” ujar gubernur Kalteng yang dikenal ramah ini.
H. Agustiar Sabran juga mengingatkan kepada pelajar, bila pendidik menegur maka itu bukanlah amarah untuk menghukum pelajar.
“Kalau ada pendidik menjewer kita karena kita salah, itu wajar, mereka ingin kita disiplin dan tidak nakal. Jangan kita tak menghormati pendidik,” pesannya.
Nasihat ini sekaligus menjadi pengingat kepada seluruh pelajar, yang mana sering terjadi silang pendapat antara pelajar dan pendidik, dilaporkannya para pendidik ketika menegur pelajar yang salah, diakibatkan teguran pendidik yang tak bisa diterima oleh pelajar.
Turut serta dalam kunjungan ini sejumlah petinggi, antara lain Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, Kepala BINDA Kalteng Marsma Muhammad Nur, serta Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin dan Felix Sonadie.
Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah Kalteng, Marsma Muhammad Nur dan Kapolda Iwan Kurniawan menyampaikan kebiasaan unik H. Agustiar Sabran.
“Memang, dalam setiap lawatan kerja ke daerah, hal pertama yang beliau lakukan ialah mendatangi sekolah. Beliau ingin melihat langsung kondisi serta semangat belajar para pelajar,” ujar Kapolda Kalteng. Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Kunjungan H. Agustiar Sabran ke SMAN 4 Muara Teweh ini bukan hanya jadi penyemangat bagi pelajar sekolah tersebut, tetapi juga dirangkai dengan penyaluran bantuan berupa sembako kepada wali murid kurang mampu sekaligus bantuan pangan untuk warga terdata kurang mampu.
Sebanyak 300 paket disalurkan untuk ortu murid yang terdata dan 5 orang warga secara simbolis diberikan bantuan pangan.(Bu)







