Seputarduniakalteng.com, MUARA TEWEH – Kabupaten Barito Utara kembali menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025, dengan fokus utama revitalisasi bahasa daerah. Bahasa Temboyan kini masuk dalam daftar revitalisasi, bersama Bakumpai dan Manyan.
Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Barito Utara ini diramaikan oleh ratusan siswa dari 47 sekolah. Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengeluarkan Instruksi Bupati yang mewajibkan penggunaan bahasa daerah di sekolah setiap Kamis minggu pertama tiap bulan.
Kepala Dinas Pendidikan menegaskan, revitalisasi bahasa Temboyan adalah langkah penting. Pihaknya juga berencana memperluas program revitalisasi ke bahasa Dusun Malang dan bahasa daerah lainnya.
FTBI 2025 menjadi wadah sinergi pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam melestarikan bahasa daerah dan menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap bahasa ibu.(Bu)







