SeputarDuniakalteng.com, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meninggalkan perbedaan masa lalu dan bersama-sama fokus pada pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengukuhan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Utara masa bakti 2024–2029 di Masjid Raya Shirathal Mustaqim, Rabu (10/12/2024).
Dalam sambutannya, Bupati menyinggung dinamika politik yang terjadi pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebelumnya. Namun ia menegaskan bahwa seluruh proses tersebut telah selesai dan tidak lagi menjadi penghalang untuk melanjutkan pembangunan.
“Perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi. Sekarang saatnya kita bersatu dan bekerja untuk membangun Barito Utara,” ujarnya.
Shalahuddin menekankan bahwa menjaga suasana kondusif sangat penting agar program pembangunan dapat berjalan optimal. Ia menyebutkan, sejumlah proyek strategis, termasuk penyelesaian tiga jembatan, akan menjadi fokus selama masa kepemimpinannya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga berharap MUI Barito Utara dapat berperan aktif membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi dan program pembangunan kepada masyarakat melalui khutbah dan ceramah keagamaan.
“MUI memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Informasi yang benar dan utuh tentang program pemerintah dapat disampaikan secara bijak melalui dakwah,” katanya.
Selain itu, Bupati turut menyoroti persoalan pelayanan air bersih. Ia mengungkapkan telah memanggil Direktur PDAM untuk menindaklanjuti keluhan kualitas air, termasuk kondisi air di Rumah Jabatan Bupati. (Bu)







