SeputarDuniakalteng.com, MUARA TEWEH – Pemkab Barito Utara (Barut) menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik yang melibatkan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Muhlis secara resmi membuka acara sosialisasi yang menandai langkah serius Pemkab Barito Utara dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Acara berlangsung di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, pada Senin (3/11/2025), menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah.
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara menggandeng Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Tengah untuk menyelenggarakan acara ini.
Sinergi ini menunjukkan komitmen untuk menghadirkan narasumber dan materi berkualitas.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Komisioner Komisi Informasi Provinsi Kalteng, Katriana; Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Provinsi Kalteng, Erwindy, S.STP., M.Si; unsur Forkopimda; kepala perangkat daerah; camat se-Barito Utara; serta insan media.
Kehadiran beragam elemen ini menunjukkan pentingnya keterbukaan informasi bagi semua pihak.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda Muhlis, Bupati H. Shalahuddin menekankan bahwa keterbukaan informasi adalah fondasi utama pemerintahan yang modern dan responsif.
Bupati mengajak seluruh perangkat daerah untuk bersinergi membangun budaya keterbukaan informasi sebagai bagian dari pelayanan publik yang prima.
Keterbukaan informasi bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Ini adalah wujud nyata akuntabilitas dan sarana untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Sekda Muhlis menyoroti Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Kabupaten Barito Utara yang masih perlu ditingkatkan.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan publikasi informasi agar predikat tersebut dapat diperbaiki.
Tujuannya bukan hanya sekadar meraih penilaian yang baik, tetapi untuk membangun budaya transparansi yang berkelanjutan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Sekda menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kominfo dan Komisi Informasi Provinsi Kalteng atas terselenggaranya acara ini.
Ia berharap agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil sosialisasi dalam tugas sehari-hari.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong seluruh perangkat daerah untuk lebih proaktif dalam memberikan pelayanan informasi publik.
Tujuannya adalah mempercepat terwujudnya pemerintahan daerah yang terbuka, partisipatif, dan terpercaya. (Bu)





